siapa yang tak pernah jatuh cinta? semua pasti pernah merasakannya. termasuk muslimah yang satu ini. Muslimah yang sangat taat pada perintah Allah swt. tapi bagaimana ia harus menjalani perasaan ini? dirinya takut bila jutuh cinta akan menomor dua kan Allah dihatinya. segera ia tepis jauh-jauh perasaan bodoh itu. karna ikhwan yang ia sukai belum tentu juga baik dimata Allah. terlebih lagi usianya yang terbilang masih "ABG".
hari telah berganti hari. ia semakin cemas dengan perasaannya. entah kenapa wajah ikhwan itu selalu terbayang. pada setiap malam muslimah itu terbangun dari tidurnya dan meminta petunjuk dia atas sajadah birunya itu.
beberapa hari kemudian. ini benar-benar diluar dugaannya. ikhwan itu bekerja di sekolahnya sebagai penjaga lab. beribu pertanyaan pun bermuncullan di benak muslimah itu. sampai-sampai ia tidak berani datang ke lab sendiri karna pasti akan bertemu dengan teman kakak laki-lakinya itu. yah, benar. dia adalah salah satu teman dari kakak muslimah itu. dan yang ia bingungkan kenapa ia bisa suka dengan ikhwan itu. padahal ia sudah kenal lama dengan ikhwan itu. itulah cinta, selalu datang tiba-tiba... :D
ternyata bukan hanya muslimah ini saja yang sedang jatuh cinta dengan ikhwan itu. dia adalah ikhwan yang sangat populer di kalangan para remaja. "siapa sih yang tidak suka dengan ikhwan yang ganteng, baik, udah gitu sholeh lagi", begitulah para remaja kalau ditanya, kenapa mereka bisa suka sama ikhwan itu.
"tapi ada satu muslimah lagi yang bukan hanya sekedar suka sama dia, bisa dibilang sih muslimah itu udah cinta sama dia. dia udah suka lama sama ikhwan itu, sebelum ana. mana mungkin ana tega nusuk temen sendiri" ucap muslimah itu galau kepada penulis. :D
alhasil, muslimah yang malang itu harus memendam perasaannya hanya kepada Allah swt, penulis, dan pembaca cerita ini. :D
bulan depan sudah kelulusan, acara perpisahan pun mulai dibicarakan...
muslimah : "kira-kira ana ikut padus atau enggak ya?"
penulis : "emang kenapa? ikut-ikut aja kali -_-"
muslimah : "bukanya gitu, masalahnya ikhwan itu yang bakal main pianonya. otomatis kan dia nanti ada didepan ana?"
penulis : "ribet banget sih. yaudah gak usah ikut lah! -_-"
muslimah : "tapi ini kenang-kenangan. kapan lagi bisa nyanyi bareng sama temen? satu lagi, ini kan anti yang lagi nyeritain, kenapa malah jadi ngomel-ngomel sendiri sih?"
penulis : iya iya! -_-.
muslimah : "jadi gimana nih? ikut apa enggak?"
penulis: mending anti nunduk aja, biar gak ngeliat dia. makanya jangan pendek-pendek, biar gak di taro di depan -_-"
muslimah : "penulisnya jahat nih. ini tuh takdir. mau nikmat itu sekecil zarrah pun kita harus selalu mensyukurinya, makasih buat sarannya ya. bye!" :D
penulis ; "bye! -_-"
---
latihan padus telah selesai selama dua minggu, dan selama itu juga dia selalu menunduk, dia tidak pernah memandang kedepan. dia sampai pernah ditanya dengan temannya.
temannya : "anti kenapa sih kalau padus nunduk terus? kalau diperhatiin, kok anti gak pernah mandang kedepan?" tanyanya mengintrograsi teman sebelahnya yang terlihat sedang memikirkan sesuatu.
muslimah : "apa? enggak. itu mah firasat kamu aja kali" ucapnya mengelak.
temannya : "udah kamu gak usah boong. kelihatan tuh dari mata kamu"
muslimah : "susah emang kalo boong sama kamu! -_-. aku cuma gak mau jatuh hati sama dia aja"
temannya : "tuh kan ngaku juga. loh? gak mau? bukannya kamu udah jatuh hati ya?" tanya temannya yang sebenarnya sudah tau. sontak saja muslimah itu kaget bukan main. kini sudah ada satu orang yang mengetahui tentang perasaannya.
muslimah : "kok kamu tau?"
temannya : "iyalah tau. aku kan bisa baca gerak gerik orang yang lagi jatuh cinta. apalagi kamu, kamu tuh gak biasanya nunduk sama cowok sampai segitunya" muslimah itu kini hanya bisa pasrah. ia mendengus kesal.
temannya : "tenang aja. aku gak akan bilang siapa-siapa kok" ucapnya meyakinkan.
muslimah : "makasih ya, kamu udah ngertiin aku" ucapnya lalu memeluk temannya itu.
bersambung...
ini ceritanya akan banyak perbaikan, jadi maaf kalau masih gak jelas, hehe :D
insyaallah, ceritanya akan saya lanjut di novel saya. itu juga kalau diterima. do'ain ya ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar