Follow Your Passion! ^_^ Wellcome To My Blog! ^_^ Never Give Up! ^_^ You Can Do It! Fighting! ^_^

Minggu, 06 Juli 2014

Kisah Ketika Seorang Muslimah Jatuh Cinta

siapa yang tak pernah jatuh cinta? semua pasti pernah merasakannya. termasuk muslimah yang satu ini. Muslimah yang sangat taat pada perintah Allah swt. tapi bagaimana ia harus menjalani perasaan ini? dirinya takut bila jutuh cinta akan menomor dua kan Allah dihatinya. segera ia tepis jauh-jauh perasaan bodoh itu. karna ikhwan yang ia sukai belum tentu juga baik dimata Allah. terlebih lagi usianya yang terbilang masih "ABG".

hari telah berganti hari. ia semakin cemas dengan perasaannya. entah kenapa wajah ikhwan itu selalu terbayang. pada setiap malam muslimah itu terbangun dari tidurnya dan meminta petunjuk dia atas sajadah birunya itu.

beberapa hari kemudian. ini benar-benar diluar dugaannya. ikhwan itu bekerja di sekolahnya sebagai penjaga lab. beribu pertanyaan pun bermuncullan di benak muslimah itu. sampai-sampai ia tidak berani datang ke lab sendiri karna pasti akan bertemu dengan teman kakak laki-lakinya itu. yah, benar. dia adalah salah satu teman dari kakak muslimah itu. dan yang ia bingungkan kenapa ia bisa suka dengan ikhwan itu. padahal ia sudah kenal lama dengan ikhwan itu. itulah cinta, selalu datang tiba-tiba... :D

ternyata bukan hanya muslimah ini saja yang sedang jatuh cinta dengan ikhwan itu. dia  adalah ikhwan yang sangat populer di kalangan para remaja. "siapa sih yang tidak suka dengan ikhwan yang ganteng, baik, udah gitu sholeh lagi", begitulah para remaja kalau ditanya, kenapa mereka bisa suka sama ikhwan itu.

"tapi ada satu muslimah lagi yang bukan hanya sekedar suka sama dia, bisa dibilang sih muslimah itu udah cinta sama dia. dia udah suka lama sama ikhwan itu, sebelum ana. mana mungkin ana tega nusuk temen sendiri" ucap muslimah itu galau kepada penulis. :D

alhasil, muslimah yang malang itu harus memendam perasaannya hanya kepada Allah swt, penulis, dan pembaca cerita ini. :D

bulan depan sudah kelulusan, acara perpisahan pun mulai dibicarakan...

muslimah : "kira-kira ana ikut padus atau enggak ya?"
penulis : "emang kenapa? ikut-ikut aja kali -_-"
muslimah : "bukanya gitu, masalahnya ikhwan itu yang bakal main pianonya. otomatis kan dia nanti ada didepan ana?"
penulis : "ribet banget sih. yaudah gak usah ikut lah! -_-"
muslimah : "tapi ini kenang-kenangan. kapan lagi bisa nyanyi bareng sama temen? satu lagi, ini kan  anti yang lagi nyeritain, kenapa malah jadi ngomel-ngomel sendiri sih?"
penulis : iya iya! -_-.
muslimah : "jadi gimana nih? ikut apa enggak?"
penulis: mending anti nunduk aja, biar gak ngeliat dia. makanya jangan pendek-pendek, biar gak di taro di depan -_-"
muslimah : "penulisnya jahat nih. ini tuh takdir. mau nikmat itu sekecil zarrah pun kita harus selalu mensyukurinya, makasih buat sarannya ya. bye!" :D
penulis ; "bye! -_-"

---

latihan padus telah selesai selama dua minggu, dan selama itu juga dia selalu menunduk, dia tidak pernah memandang kedepan. dia sampai pernah ditanya dengan temannya.

temannya : "anti kenapa sih kalau padus nunduk terus? kalau diperhatiin, kok anti gak pernah mandang kedepan?" tanyanya mengintrograsi teman sebelahnya yang terlihat sedang memikirkan sesuatu.
muslimah : "apa? enggak. itu mah firasat kamu aja kali" ucapnya mengelak.
temannya : "udah kamu gak usah boong. kelihatan tuh dari mata kamu"
muslimah : "susah emang kalo boong sama kamu! -_-. aku cuma gak mau jatuh hati sama dia aja"
temannya : "tuh kan ngaku juga. loh? gak mau? bukannya kamu udah jatuh hati ya?" tanya temannya yang sebenarnya sudah tau. sontak saja muslimah itu kaget bukan main. kini sudah ada satu orang yang mengetahui tentang perasaannya.
muslimah : "kok kamu tau?"
temannya : "iyalah tau. aku kan bisa baca gerak gerik orang yang lagi jatuh cinta. apalagi kamu, kamu tuh gak biasanya nunduk sama cowok sampai segitunya" muslimah itu kini hanya bisa pasrah. ia mendengus kesal.
temannya : "tenang aja. aku gak akan bilang siapa-siapa kok" ucapnya meyakinkan.
muslimah : "makasih ya, kamu udah ngertiin aku" ucapnya lalu memeluk temannya itu.

bersambung...

ini ceritanya akan banyak perbaikan, jadi maaf kalau masih gak jelas, hehe :D
insyaallah, ceritanya akan saya lanjut di novel saya. itu juga kalau diterima. do'ain ya ^_^


Sabtu, 05 Juli 2014

Arti Cinta Yang Sesungguhnya Menurut Islam

Assalamu'alaikum wr. wb. ^^

Ini adalah post pertama saya, jadi mohon maklumnya jika banyak kata-kata yang tidak pas di hati ihkwan dan akhwat sekalian. ^^

Untuk post pertama saya, saya akan membahas tentang cinta. Siapa yang tidak pernah merasakan cinta? semua orang didunia ini pasti pernah merasakannya. Termasuk saya sendiri yang sekarang dengan kasmaran dengan seorang ikhwan. Hehe, afwan (maaf) jadi curhat. ^^

Ekhem, saya mau menceritakan sedikit tentang anak muda jaman sekarang yang sudah salah dalam mengartikan cinta yang sesungguhnya. ini kisah nyata ya, hehe :D

Ikhwan dan Akhwat tau facebook? nah! kalian pasti sosial media yang satu itu. saya cukup, bahkan sekarang sudah sangat geram dengan tingkah laku mereka yang selalu mengumbar kemesraan di sosmed itu. mending kalau sudah dalam ikatan pernikahan. tapi ini?! mereka masih pacaran! mereka terlihat sangat bangga dengan hubungan yang mereka jalani. apa mereka tidak tau kalau jelas-jelas pacaran itu sudah mendekati zina. tapi masih saja dilakukan. ini lah anak muda jaman sekarang. ketika saya ingat kata-kata pacaran pasti saya inget ayat Al-Qur'an yang telah banyak ulama ingatkan untuk kaum muda masa kini, “Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32).

Menurut saya arti cinta yang sesungguhnya menurut Islam itu adalah "Cinta dalam islam yang berhulu pada iman, bermuara taqwa, yang mengalir dengan ketulusan dan kejujuran. Yang berpegang pada kesetiaan dari sejuta pengorbanan".

Letak kebahagiaan dalam cinta adalah mencintai karna Allah swt. Ingatlah bahwa cinta sejati hanyalah milik Allah. Cinta mu hanya akan membuatmu terluka. Mencintai sekedarnya saja tidak akan membuatmu merasa kehilangan yang teramat sangat saat orang yang kau cintai meninggalkanmu. Maka cintailah dia karena Allah. :D

Sebesar apa pun cinta kita kepada Allah, lebih besar cinta-Nya kepada kita. Maka jagalah kesucian cinta dengan menaati aturan-Nya. Semoga kita semua adalah hamba-hamba yg mampu menjaga kesucian diri dengan menjunjung tinggi aturan cinta dalam islam. ^^

Masih banyak hal positif  yang harus kita lakukan ketimbang mentingin pacar yang paling sedikit-sedikit ngambek. iyakan? hehe :D. siapa lagi kalau bukan kita, sang generasi penerus bangsa?. Berkaryalah selagi kalian masih muda. kejarlah mimpi-mimpi kalian. seorang Pemenang tidak akan pernah menyerah, karna yang menyerah tidak akan pernah Menang. Jatuh itu biasa, tapi Bangkit itu lebih Luar Biasa. :D

Untuk sekali lagi saya katakan, Cinta yang sebenarnya adalah cinta dalam bentuk pernikahan. jadi yang sekarang masih pacaran, Udah Putusin Aja! gitu kata Ustadz Felix Siauw. ^_^